18 5 / 2013
Zayn taking his shirt off and modelling football t-shirts [x]
(Source: zaytanmaliks, via dailyonedirection)
16 5 / 2013
One Direction singing “My Heart Will Go On” (11.05.13)
(Source: malikeable, via dailyonedirection)
12 5 / 2013
Tips Mengatasi Musuh Dalam Selimut :)
Terkadang kita memiliki sikap
curiga terhadap orang lain
yang menjadi teman kita. Bukan
maksud berprasang jelek atau
memfitnahnya akan tetapi ada
suatu insting saat ada orang
yang gak suka sama kita akan
ada rasa peka atau curiga di
hati.
Orang-orang Sekarang sudah
pandai akting atau bermuka
dua. Penjahat saja sekarang
sudah gak seperti dulu bergaya
preman akan tetapi stelannya
rapi. Begitu pun ketika melihat
teman kita yang bermuka dua,
setelah kenal dekat ternyata
lain. Dia suka bersikap baik
tatkala di depan, tetapi di
belakang suka menjelek-
jelekan. Faktornya banyak
kemungkinan mungkin kita punya
kelebihan yang memancing
kecemburuan bagi yang hatinya
kecil or busuk. Wajar aza kan
jaman sekarang banyak yang 4S
(susah liat orang lain senang,
senang lihat orang lain susah).
Perlu di ingat musuh yang paling
berbahaya adalah bukan musuh
yang menampakkan ketidak
sukaannya terhadap kita, tapi
musuh yang sembunyi-sembunyi
tau-tau menusuk dari belakang,
nah itu dia namanya musuh
dalam selimut. Berikut saya
berikan informasi mengenali
musuh dalam selimut untuk
mengenali dia Teman Kita atau
Musuh kita. Ini adalah hanya
pandangan saya yang masih
banyak salahnya mohon maaf
kalau tidak setuju:
1. Dia akan terlihat baik
tatkala di depan kita. Sikap
hanya yang berbasa basi busuk
akan terpancar dari rona
wajahnya yang biasanya tidak
berani menatap muka secara
langsung, cara bicaranya yang
terlalu berlebihan-lebihan muji
nyekil2 apa yang kita punya or
prestasi yang udah di raih
terasa tidak tulus karena
cenderung sebenarnya dia lebih
pengen apa yang kita punya or
sudah raih.
2. Terlalu banyak memuji semua
yang kita kerjakan, pakaian
kita, bicara kita, pakaian dan
apapun itu tapi dengan bahasa
seperti yang sinis.
3. Semuanya tahu tentang
kekurangan kita atau masalah-
masalah yang terjadi ama kita,
yang selalu dikorek-korek,
pokoknya uptudate lah dia
serba tau dan siap-siap berita
mengenai kita akan menjadi
populer karena banyak yang
tau.
4. Tidak bisa dipercaya
tatkala diberikan kepercayaan
ama kita, baik rahasia pribadi
maupun tugas sekolah.
5. Tidak setia di saat kita
susah dan membutuhkan
pertolongan orang lain. Pintar
seribu alasan akan hal ini bagi
dia.
Adapun Tips Mengatasi Musuh
Dalam Selimut , antara lain:
1. Belajar Menyimpan Rahasia
Pribadi
Kamu meski pandai-pandai
memilih dan memilah hal apa
saja yang perlu disampaikan
kepada orang lain. Orang yang
banyak berbicara akan mudah
dikenali kelemahan oleh orang
lain. Lebih banyak berdiam diri
lah untuk kebaikan, karena
diam menunjukan kewibawaan.
Banyak bicara berbeda dengan
pandai bicara, karena kalau
pandai berbicara adalah seatu
kebaikan.
2. Pokus Meningkatkan
Kemampuanmu
Jadilah orang yang mandiri,
yakin akan kemampuan sendiri.
Perluas pengetahuan dan asah
keterampilan kamu dan jangan
ketergantungan akan bantuan
dari orang lain. Mahluk hidup
selain Allah SWT bisa saja
memberikan ketidak tulusan dan
jangan berharap ada embun di
siang hari atau mengharapkan
orang yang jahat sama kita
bisa tiba-tiba berubah jadi
baik, so jangan GR dulu.
3. Dekatkan Diri Kepada
Keluarga
Kasih sayang keluarga akan
berbeda dengan orang lain
karena memiliki keterikatan
darah, mereka tetap tulus
menyayangi kita di saat kita
susah.
4. Jangan Terpancing Emosi
Biarkan dia berlaku seperti itu,
jauhilah sekiranya membuat kita
kesal di dekatnya. Jangan
pernah terpancing emosi oleh
sikapnya, karena justru kalau
marah malah menimbulkan
masalah baru. Orang seperti itu
akan semakin tidak senang
kalau kita cuekin. Oleh karena
itu jangan membuat mereka
senang yang tidak senang
kepada kita„he
5. Cari Teman Yang Baik
Mungkin benar kalau ada yang
bilang bahwa orang baik
temannya sedikit, lihat aza
cerita nabi dan rasul. Orang
baik akan bergaul dengan yang
baik pula, oleh karena itu
jangan putus asa untuk terus
mencari sahabat sejatinya.
Rujukan: CnS Magazine Edisi
April-Mei 2011.